Sabtu, 13 Februari 2016

Itu Kainnya Kayak Gimana Ya?

Sebagian besar orang yang terjun ke dalam bisnis Fashion/Busana pasti pernah mendengar,membaca  pertanyaan "Itu kainnya kayak gimana ya?" atau "itu kainnya seperti apa?", "itu kainnya tipis gak?", "itu kainnya adem gak" dan bla..bla...bla... dan lain lain sebagainya. Jujur, itu juga salah satu pengalaman yang pernah aku alami saat pertama kali aku alami saat aku pertama kali terjun bebas ke dunia bisnis online dengan bidang Fashion. 


Nah...berhubung udah pernah punya pengalaman seperti di atas, dan berhubung ketemu buku bagus di perpustakaan daerah, dan berhubung hari ini adalah hari dimana tepat satu hari sebelum pengembalian buku yang aku pinjam soal topik utama kita, jadi aku bakal sharing soal jenis kain beserta kelebihan dan kekurangannya    sebelum aku harus ngembaliin bukunya.

1. Jenis kain yang pertama ingin aku sharing adalah Jenis kain yang biasa kita kenal dengan nama Kain Katun (Cotton) dalam kehidupan sehari-hari kita pastinya sering dengar yang namanya cotton seperti cotton candy (permen kapas), cotton buds dan tentunya kain cotton (katun dalam bahasa). Kalau kalian browsing di google dan cari kata cotton pastinya kalian akan mendapat gambar bunga kapas. Yap... karena cotton memanglah bahasa inggris dari kapas. Jadi, kain katun (cotton) merupakan kain yang berasal dari serat tumbuhan kapas. Kain ini merupakan kain yang paling populer di antara kain lainnya yang dijadikan sebagai Busana. Kain ini menjadi populer karena beberapa kelebihannya, yaitu :
  • Menyerap air, tahan panas sehingga terasa sejuk saat digunakan
  • Permukaan lembut sehingga nyaman digunakan
  • Tahan Ngengat
  • Harganya cukup murah
Namun, di balik kelebihannya, kain katun ini memiliki kekurangan, seperti;
  • Mudah kusut
  • Mudah kusam
  • Tidak tahan jamur
  • Mudah Terbakar
 Dari Kelebihan dan kekurangannya itulah kain katun  menjadi lebih banyak dipergunakan untuk busana casual yang lebih mengutamakan kenyamanan pemakaian.


2. Wol dan Garbadine
Wol merupakan kain yng benangnya terbuat dari bulu binatang biri-biri atau domba. Wol memiliki sifat;
  • Kuat
  • Dapat menaha panas
  • Berserat lentur sehingga tak mudah sobek
  • Tidak mudah kusut
  • Memiliki daya serap terhadap pewarna yang sangat baik sehingga biasa ditemukan dengan berbagai varian warna

Namun, kain ini memiliki satu kekurangan yaitu sangat disukai ngengat.
Kain wol ini sering dimanfaatkan sebagai stelan busana resmi, baju hangat, dan berbagai busana kerja pria maupun wanita seperti misalnya Blazer.
Gabardine, merupakan kain yang terbuat dari serat wol yang sudah mengalami rekayasa. Kain wol yang pada mulanya tebal menjadi lebih tipis, sehingga masih cocok digunakan di daerah tropis. Selain itu untuk meningkatkan kenyamanan maka ke dalam serat wol tersebut biasanya dicampurkan serat jenis lain
 3. Sutera dan Rayon
Sutera merupakan kain yang biasanya terbuat dari kepompong ulat sutera. Sutera memiliki berbagai keunggulan seperti ;
  • Halus dan Lembut
  • Tahan kusut
  • Dapat menyesuaikan dengan suhu udara sekitar
  • Tidak Mudah sobek
  • memiliki tampilan yang mewah
Namun, kain ini memiliki harga yang cukup mahal maka penggunaannya menjadi terbatas.
Seiring perkembangan jaman kebutuhan akan bahan yang memiliki sifat menyerupai sutera semakin meningkat namun  daya beli masyarakat yang masih rendah menyebabkan para ahli tekstile menciptakan berbagai jenis kain yang menyerupai sutera, contohnya adalah rayon yang memiliki sifat menyerupai sutera dengan harga yang lebih murah, namun terkadang mudah luntur, dan bau karena menyerap keringat.
4. Polyester dan Polycotton
Serat Polyester memiliki sifat yang ideal untuk bahan pakaian karena menyerupai serat kapas kecuali daya serapnya terhadap air sehingga pada perkembangan penggunaannya polyester menjadi pilihan pertama  setelah  serat kapas. Sifat-sifat polyester yang baik lainnya adalah
  • Tahan terhadap kusut
  • Memiliki sifat yang stabil sehingga bentuk busanatidak akan berubah dalam waktu yang lama.
  • Tahan terhadap panas
Kekurangannya terletak pada
  • Daya serapnya terhadap air yang sangat rendah
  • Sukar dicelup
Kain ini banyak digunakkan sebagai pakaian pesta

5. Sifon (Chiffon)
Sifon merupakan jenis kain ringan, yang tipis dan transparan (tembus pandang) biasanya terbuat dari benang kapas, rayon ataupun sutera yang halus. Selain dari tampilannya yang transparan kain sifon seringkali juga tampil dengan atau tanpa kilau tergantung dari serat penyusunnya.
Kain Sifon pada umumnya digunakan sebagai busana pesta, namun sekarang kain ini umum digunakan sebagai bahan busana casual seperti kemeja perempuan.

6. Kain Rajut
Kain ini biasanya digunakan sebagai bahan pembuat pakaian olah raga dan busana santai (casual) seperti t-shirt, sweater dan jaket. Bahan ini memiliki sifat dasar
  • Elastis
  • Melenting

Namun memiliki keburukan yang terdiri dari :
  • Tidak awet, karena bentuknya seringkali cepat berubah seperti melar.
  • Lebih cepat aus, karena tidak tahan terhadap serangan ngengat dan jamur.




Tidak ada komentar

Posting Komentar

© Day's Note
Maira Gall