Minggu, 31 Januari 2016

Afterfocus, Saat Memiliki Hobi Photography namun, Peralatan Tidak Memadai


image source : google
Yepp...judul itu aku banget!
Aku suka photography tapi aku gapunya alat yang memadai. Kamera SLR bahkan Kamera Pocket pun ga punya. Tapi, hal itu ga jadi halangan biat aku yang suka banget namanya nikmati foto dan memfoto :D


Oke...senjataku cuma satu, yaitu kamera hp Xperia Sola ini. Penasaran soal spek HPnya silakan cek google. Bagiku hp ini bagus banget meski ngambil gambar ga sebagus SLR ya hp ini ketinggalan jauh pastinya. Tapi, itu semua bukan halangan bagiku.
Aku tertarik dengan photography (fotografi) sejak aku SMP. Waktu itu aku pengen banget punya kamera Pro. Namun, ya keuangan tidak mendukung dan aku tipe orang ug ga mau repotin orang lain buat beli hal yang kuinginkan. Aku cerita sama kakakku, dan dia memperkenalkanku dengan seorang kawannya yang menjadi seorang fotografer, kawannya berkata "Fotografi gak harus ngambil foto dengan kamera pro, kameranya gak harus pro, yang paling penting adalah kamu punya kamera, dan kamu mampu meilih sudut pandang pengambilan foto terbaik bagimu maka kamu akan menghasilkan foto terbaik!"
Yak...sejak saat itu aku pun ga begitu terobsesi lagi dengan SLR atau pocket camera.


Sebenarnya pada kesempatan kali ini, tujuan utamaku adalah sharing, gimana aku menghasilkan foto terbaik bagiku yang aku ambil dengan kamera HPku. Kamera hpku bagiku blur untu autofokusnya ga begitu kelihatan kecuali untuk ngetake macro,  sedangkan kamera pro  focus objeknya bener-bener jelas, tidak seperti kamera hp :D

Jadi gimana aku nyiasatinya? 
Aku mensiasatinya dengan ngetake foto tanpa fokus, jadi seting fokusnya infinite ( ga terhingga). Dengan fokus yang tak terhingga aku jadi bisa lebih leluasa buat ngedit fokusnya dan ngeditnya pake afterfocus. Icon lamanya bisa kalian lihat di atas.




1. Buka aplikasi Afterfocus,
Kalau yang versi awal tampilannya seperti ini kalau yang baru mirip ini juga sih tapi kalau gak salah ada 4 icon di bagian bawahnya (aku lupa) :P
Pilih Take foto kalau mau ambil foto secara langsung
Pilih select from album kalau mau ambil dari galeri phone kalian
Pilih Take Two Photos nahh yang iniaku juga kurang tau gunanya apa, yg jelas kalau pakai yang ini kalian ambil 2 foto yang dijadikan satu aku kurang ngerti makainya. Buat yang tau silakan tinggalkan komentar ya untuk sharing


  • brush- brush gunanya untuk ngerubah cara memberi focus, kalau klik brush ini kalian harus gosok manual untuk memberi bagian focus yang kalian inginkan ( perbedaan tampilan versi Brush dengan versi pen akan kalian lihat pada pembahasan di bawah)
  • Focus - untuk menyeleksi bagian yang akan difokuskan jadi saat objek sudah diseleksi bagian ini ga akan kena efek blur sama sekali
  • Mid - Middle Focus ini akan memberikan efek sedikit blur biasanya blur ini untuk bagian yang dekat ama objek tapi ga jadi fokus utama.
  • BG - Background, ini memberi dampak Blur yang paling keras, sehingga objek akan terlihat jelas
  • Eraser - untuk hapus pen seleksi
  • Zoom - tentunya  untuk memperbesar canvas gambar, dan untuk geser gambarnya 



2. Klik focus dan coret bagian yang ingin kalian jadikan fokus utama pada foto, klik bg, dan coret bagian yang ingin paling di blur (yang menjadi bagian background) dan klik bagian mid bila ada objek yang kalian rasa perlu sedikit di blur, yang biasanya tidak menjadi objek utama namun dekat dengan objek utama
 

3. Untuk merapikan yang kurang rapi aku biasanya ngerubah ke mode brush, di sini aku zoom dulu bagian yang banyak kurang rapinya, kemudian aku pilih ukuran brus h yang paling kecil. dan aku gosok bagian yang kurang rapi itu pakai pilihan BG, karena bagian itu memang seharusnya menjadi background, menurutku,



 

4. Setelah dirasa rapi, aku klik next.

 

5. Di bagian ini kalian bisa mengatur Jenis blur, yang terdiri dari lens blur dan motion blur. Motion blur berfungsi nunjukin kalo objek ceritanya bergerak, sedangkan lens blur, itu blur lensa, sama seperti penglihatan kita, saat terfokus pada satu objek. Di bagian ini aku menggunakan Lens blur,dengan edge Feathering agar perbatasan antara bagian blur dan bagian fokus tak terlihatn, jadi kelihatan rapi.

6.Yang keenam aku atur aperture-nya. Aperture itu merupakan pengaturan jumlah cahaya yang masuk ke media foto. Tapi, di aplikasi ini ga begitu kelihatan menurutku, aku biasanya aktifkan bokehnya dulu, untuk buat bokeh dan perbedaan bentuk aperture itu juga akan lebih kelihatan jika  bokehnya diaktifkan menurutku.

7. Di langkah ini aku juga mengatur Fading backgroundnya. Jenis Fading background yang kupakai adalah yang manual. kegunaan fading background ini untuk mengatur pemudaran blur background, karena terkadang saat kita ngeshoot dengan kamera pro, dari kejauhan terdapat daerah background yang terutama dekat dengan objek tidak terkena efek blur.
Kalau kalian bertanya "kenapa bisa ga kena blur?" jawabannya adalah karena tiap lensa memiliki jangkauan titik fokus yang berbeda-beda. Jadi agar sedikit lebih natural aku tambahkan pengaturan fading background pada fotoku ini. Jika menurut kalian sudah bagus, kalian bisa langsung klik ikon Flopy disk (atau yang kita kenal dengan Disket)

Dan....
Jadi deh ;)


 Jika, ada yang kurang jelas, saran dan masukan, silakan tinggalkan komentar ;)

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© Day's Note
Maira Gall